naskah ini berisi tentang Diawal ada beberapa macam do’a, zdikir setelah shalat, do’a setelah shalat fardhu, zdikir memohon ketetapan iman, do,a surat yasin, yasin fadhilah dan do’anya, do’a memohon rizki yang barokah, do’a menolak senjata, do,a di baca ketika bettemu musuh, ada beberapa bentuk zimat, do’a nabi muhammad, do’a nabi yusuf, ratunya do’a, syarah ayat lima belas, sya…
naskah ini berisi tentang Dua do’a di halaman awal naskah, selanjutnya berisi; 1) epal orang perjalanan jauh akan pulang atau tidak; 2) epal orang sakit saembuh apa tidak; 3) epal perjanjian jadi apa tidak; 4) epal org dusta atau jujur; 5) epal mencari rizki untung atau rugi; 6) epal ada tamu atau tidak ada; 7) epal perniagaan untung atau rugi; 8) epal jual beli jadi atau tidak; 9) epal sebab…
Naskah *Catatan tentang Salawat-Salawat dan Zikir* merupakan teks berbahasa Arab yang berisi kumpulan bacaan salawat, zikir, dan doa-doa. Naskah ini ditulis di atas kertas Eropa berukuran 20 × 15 cm dengan blok teks 13 × 9 cm, menggunakan tinta hitam dan merah sebagai rubrikasi tanpa iluminasi maupun ilustrasi. Naskah terdiri atas 188 halaman dengan 9 baris per halaman, seluruhnya berisi teks…
naskah ini Berisikan doa-doa, azimat, obat-obat dan mantra. dibuat pada tahun 1940 oleh KH. Muhammad Burkan Saleh.
Naskah *Surat al Taubah dan Do’a Sanda Agung* ditulis di atas kertas deluang dengan kondisi fisik baik, terdiri atas 44 halaman dengan 9 baris per halaman, berukuran 22 x 15,5 cm dan bidang teks 12 x 17 cm. Naskah dijilid sederhana dari empat kuras yang diikat dengan benang, menggunakan khat naskhi dengan tinta hitam. Bagian awal naskah berisi Surat al Taubah yang dimulai dengan bacaan *auzdu…
Naskah Banten 05 dikenal dengan sebutan Naskah Mini karena ukurannya kecil. Disimpan oleh Bapak Apendi Lebak, naskah tanpa nama penyalin ini berisi kumpulan doa-doa lokal serta jampe-jampe khas Banten.
Naskah ini berisi tentang doa kanjil Arsy yang dimiliki oleh Husein Natuwe. yang ditemukan di tahun 1800 dan dikumpulkan 2008. naskah ini merupakan pesanan dari raja Abdul Halim Tulesi.